Security yang di Terapkan BNI Internet Banking
1 February 2010

BNI Internet Banking mempunyai sistem pengamanan sebagai berikut :
- Menggunakan sistem keamanan standar internasional dengan enskripsi SSL128 bit oleh
Verisign. SSL 128 bit (Secure Socket Layer), yaitu lapisan pertama
sistem pengamanan BNI Internet Banking yang lazim digunakan dalam dunia perbankan. Dengan menggunakan
SSL ini, semua data yang dikirimkan dari server BNI Internet Banking ke
komputer nasabah dan sebaliknya selalu melalui proses enkripsi (acak
secara sistem) dengan menggunakan sandi 128-bit yang hanya diketahui oleh komputer nasabah dan server BNI Internet Banking. Dengan
demikian, pihak-pihak lain tidak akan dapat mengartikan transmisi data
tersebut apabila menerimanya.
- Pengamanan pintu akses BNI Internet Banking dengan firewall.
- Proses registrasi Layanan BNI Internet Banking dilakukan melalui BNI ATM menggunakan PIN BNI Card.
- Proses aktivasi melalui www.bni.co.id atau langsung ke https://ibank.bni.co.id menggunakan PIN registrasi dan nomor BNI Card yang digunakan untuk registrasi di BNI ATM.
- User ID dan Password dibuat oleh Pengguna saat aktivasi BNI Internet Banking, berupa kombinasi alphabet dan numeric (alphanumeric).
- Password BNI Internet Banking dapat diubah kapan saja oleh Pengguna BNI Internet Banking.
- Sistem BNI Internet Banking dilengkapi dengan session time out dimana akan otomatis Log Off.
- Alat
tambahan untuk transaksi finansial menggunakan BNI e-Secure yang akan
menghasilkan kombinasi angka yang berubah-ubah (dynamic PIN) setiap kali Pengguna melakukan transaksi.
- PIN BNI e-Secure dibuat oleh Pengguna dan digunakan setiap kali mengaktifkan/ menyalakan BNI e-Secure
- BNI e-Secure akan otomatis mati apabila tidak digunakan dalam waktu 45 (empat puluh lima) detik
- Pemblokiran layanan BNI Internet Banking dilakukan oleh Pengguna melalui permintaan kepada BNI PhonePlus melalui BNI Call.
- Limit transaksi finansial per hari dibatasi.
- Bukti transaksi BNI Internet Banking dapat dicetak dan atau disimpan sesuai keperluan pengguna.
Apa yang dapat saya lakukan untuk memaksimalkan keamanan layanan BNI Internet Banking?
- Buatlah User ID & Password BNI Internet Banking yang tidak mudah ditebak tetapi gampang diingat
- Rahasiakan Password BNI Internet Banking Anda dan jangan pernah memberitahukannya kepada orang lain
- Lakukan perubahan Password BNI Internet Banking secara berkala
- Jangan
tinggalkan computer Anda saat Login ke layanan BNI Internet Banking dan
selalu klik “logout” jika sudah selesai menggunakan
- Tolak layanan simpan otomatis User ID dan Password BNI Internet Banking pada saat browser menawarkan peyimpanan otomatis
- Jangan
gunakan User ID atau Password atau Informasi pribadi lainnya ( Nomor
rekening, Nomor Kartu ATM dan lain sebagainya) pada web-site yang tidak
dikenal.
- Jika menggunakan koneksi dan alat nirkabel pastikan bahwa kemanannya cukup /memadai
- Biasakan untuk menghapus browser cache dan history setiap selesai bertransaksi
- Lindungi komputer anda dari virus dan program berbahaya lainnya
- Biasakan untuk melakukan check saldo rekening dan mutasi transaksi secara teratur
- Segera beritahukan kepada kami melalui BNI Call di 021 5789 9999 atau 68888 melalui ponsel Anda, jika mendapat masalah atau sesuatu yang mencurigakan
Apakah aman bertransaksi lewat warnet?
Kami
tidak menyarankan anda untuk bertransaksi di komputer milik umum atau
warnet. Umumnya komputer di tempat umum rentan terhadap virus dan
program yang dapat me-record apa yang diketik atau “keylogger”. Bukan
mustahil program tersebut sengaja dibuat untuk membaca apapun yang anda
ketikkan (termasuk User ID dan Password BNI Internet Banking Anda),
untuk kemudian diambil atau dikirimkan kepada sang pembuat program dan
digunakan untuk mengambil manfaat. Tetapi jika sampai hal tersebut
terjadi BNI Internet Banking tetap aman karena dilengkapi dengan BNI
e-Secure, hal paling buruk yang terjadi adalah orang tersebut hanya
dapat melihat saldo dan mutasi transaksi.
Bagaimana cara menghindari penipuan bermodus phishing
Apa itu phishing?
Phishing,
adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, Password,
nomor rekening bank, nomor kartu ATM Anda secara tidak sah. Informasi
ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses
rekening, melakukan penipuan kartu ATM atau memandu nasabah untuk
melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah.
Bagaimana Phishing dilakukan?
Teknik umum yang sering digunakan oleh penipu adalah sebagai berikut:
- Penggunaan
alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan Nasabah sehingga
Nasabah terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites. Agar
tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk
dagang milik lembaga resmi, seperti; bank atau penerbit kartu kredit.
Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data
pribadi, seperti; password, PIN dan nomor kartu kredit.
- Membuat
situs palsu yang sama persis dengan situs resmi atau pelaku phishing
mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.
- Membuat hyperlink ke web-site palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim
Bagaimana cara menghindari Phishing?
Jangan
mudah terpancing untuk mengikuti arahan/petunjuk apapun sehubungan
informasi rekening, yang dianjurkan pada e-mail yang dilink ke situs
bank tertentu. Jika Anda menerima e-mail sejenis ini dan
mengatasnamakan BNI, berhati-hatilah. BNI menerapkan kebijakan untuk
tidak meminta pemilik rekening/Nasabah mengup-date data melalui sarana
e-mail.
Jika Anda menerima e-mail seperti ini, segera laporkan kepada pihak BNI
Langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk memproteksi diri dari penipuan Phishing?
Berikut langkah memproteksi diri dari penipuan bermodus phishing:
- Selalu ketikan URL yang lengkap untuk alamat situs / web-site resmi bank, yaitu: www.bni.co.id pada menu bar di browser Anda
- Jangan
pernah membagi atau memberikan User ID atau Password BNI Internet
Banking Anda pada orang lain bahkan staf BNI sekalipun. BNI tidak
pernah menanyakan Password BNI Internet Banking untuk alasan apapun
- Jika
Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa BNI akan
menutup rekening atau User ID Anda, jika tidak melakukan konfirmasi
dengan data-data pribadi, jangan reply atau mengklik link yang ada pada
e-mail tersebut
- Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian
Perlukah melaporkan lokasi phishing atau e-mail yang mencurigakan?
Jika
Anda memiliki pertanyaan tentang e-mail yang dikirimkan oleh BNI atau
bila Anda merasa bahwa seseorang sedang mencoba melakukan
penyalahgunaan atas nama BNI, segera hubungi BNI Call melalui 021 5789 9999 atau 68888 melalui ponsel Anda untuk melakukan konfirmasi
Sumber artikel : http://www.amhusite.co.cc/2009/11/security-yang-di-terapkan-bni-internet.html
Sumber : Jasa Pembuatan Website, Siakad, Simpeg dan SIM Rumah Sakit https://klatenweb.com
Selengkapnya : https://klatenweb.com/artikel/149/Security-yang-di-Terapkan-BNI-Internet-Banking.html