Siapa yang mengira dibalik kecantikan dan otak encernya, Kristina Svechinskaya menjadi dalang pencurian uang senilai US$35 juta dari rekening bank di Amerika Serikat. Modusnya, dengan menggunakan virus komputer. Berkat kelakuannya, ia mendapat predikat 'hacker paling seksi sedunia'. Ia bahkan disejajarkan dengan mata-mata cantik, Anna Chapman, yang sempat mengebohkan dunia. Apalagi, dua wanita menarik ini sama-sama berasal dari Rusia.

Dalam menjalankan aksinya, Svechinskaya bekerja bersama 37 hacker lainnya. Gadis
berusia 21 tahun itu saat ini ditahan di New York. Svechinskaya
memanfaatkan virus 'Zeus Trojan' dan malware lainnya untuk membajak
komputer orang lain. Lalu, secara rahasia, para hacker
komplotannya memantau aktivitas komputer korban, mencuri nomor rekening
bank dan password. Dengan modal itu, mereka lalu mengambil uang jutaan
dolar dari rekening korban.
Seperti dimuat situs Daily Mail,
Rabu 13 Oktober 2010, uang hasil curian itu lalu ditransfer ke ratusan
rekening bank palsu milik perantara di Amerika Serikat yang menerima
dan mencuci uang hasil kejahatan cyber. Svechinskaya juga
berperan sebagai perantara yang mendapatkan komisi 10 persen dari uang
curian yang ditransfer oleh hacker lainnya. Svechinskaya punya
sedikitnya lima rekening atas nama sendiri dan beberapa alias, di
antaranya Anastasia Opokina dan Svetlana Makarova.
Kini, si
cantik nan seksi itu diancam pidana 40 tahun dalam sel yang dingin atas
dugaan kasus persekongkolan pembobolan bank dan menggunakan paspor
palsu. Jaksa Manhattan, Preet Bharara, mengungkapkan era digital
membawa serta banyak manfaat, tetapi juga banyak tantangan untuk
penegakan hukum dan lembaga keuangan.
"Penangkapan ini
menunjukkan, pembobol bank modern tak lagi memerlukan senjata, masker,
atau mobil untuk melarikan diri seperti perampokan konvensional." "Ini hanya memerlukan internet dan kecerdikan, hanya dalam sekejap mata dengan cara meng-klik mouse," ucapnya.
Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/182794-hacker-terseksi-sedunia-diancam-40-tahun-bui
Versi cetak